Skip to main content

Posts

Showing posts with the label HESy

Merawat Nyala Prestasi Mahasiswa

Muhamad Nasrudin Mengobarkan dan menjaga nyala semangat itu tidak mudah. Apalagi semangat belajar dan berprestasi bagi mahasiswa tingkat akhir. Hasil asesmen dalam s.id/CepetanSH yang dilakukan terhadap 304 mahasiswa HESy di semua angkatan menunjukkan hal tersebut. Mahasiswa tingkat akhir selalu memiliki problem serius dalam menjaga semangat berprestasi dan menuntaskan studi. Ada yang sudah mengulang mata kuliah berkali kali, tetapi ketika mengulang, ia jarang masuk ke kelas. Ada yang lama tidak menghadap dosen pembimbing. Ada yang mager. Ada yang galau. Ada yang sulit membagi waktu. Ada yang mulai putus asa. Ada yang tidak punya teman. Ada yang sibuk dengan kegiatan di luar kampus. Macam-macam. Semakin tinggi usia semester mahasiswa, makin berat juga beban mahasiswa. Itulah yang dialami mahasiswa kita. Mengacu pada hasil asesmen ini, Prodi HESy dan HIMAHES menyelenggarakan pelatihan Achievement Motivation Training (AMT) yang dibalut dalam workshop kewirausahaan. Pelatihan ...

Menyelesaikan Sengketa, Mewujudkan Perdamaian

Siapa pun pada prinsipnya ingin agar hidupnya lurus-lurus saja. Tetapi kehidupan tak selamanya begitu. Selalu ada halangan dan rintangan yang terkadang menimbulkan sengketa dan konflik. Oleh karena itu, penyelesaian sengketa menjadi hal yang sangat penting menuju tata kehidupan yang tertib dan sentosa. O Maka, keterampilan menyelesaikan konflik hendaknya menjadi keniscayaan. Semester ini saya diamanahi untuk mengampu MK Alternatif Penyelesaian Sengketa (Non Litigasi) di Prodi HESy, Politik Hukum di Prodi AS, dan Manajemen Konflik di Prodi HTN. Semuanya bermuara pada upaya mewujudkan perdamaian. Dalam rangka memperkaya wawasan mahasiswa, saya mengundang dosen muda prolifik dari UIN SATU Tulungagung, Ahmad Gelora Mahardika, MH. Ia salah satu dosen dengan karya yang bejibun. Gelora akan bicara banyak tentang bagaimana sistem dalam sebuah organisasi menyelesaikan konflik yang terjadi di dalamnya secara mandiri tanpa melibatkan pihak ketiga, dalam konteks ini adalah partai polit...

Merancang Masa Depan

Oleh Muhamad Nasrudin Masa depan selalu penuh misteri tetapi selalu mempesona.  Itulah mengapa Prodi HESy menyiapkan beberapa program spesial untuk alumni dan calon alumninya. Prodi HESy menyelenggarakan dua program penting, program pendampingan studi lanjut dan program pengembangan karier.  Program pendampingan studi lanjut memberikan fasilitas bagi alumni dan calon alumni untuk lebih mengenal dunia akademik S2 dan bagaimana mempersiapkan diri. Program ini dimulai dari perancangan prospek S2, pemetaan kampus dan prodi untuk studi S2, rekomendasi studi lanjut, penulisan proposal tesis, hingga beasiswa. Program pengembangan karier memberikan fasilitas dan dukungan pengembangan karier dengan penguatan jaringan antar alumni, jaringan dengan dunia kerja, aplikasi di dunia kerja, hingga pengembangan karier saat kerja. Semua ini kami lakukan karena kami yakin, aset Prodi HESy terbesar dan yang paling potensial adalah mahasiswa dan alumninya. Bersama menuju #H...

Menghidupkan Semangat Berprestasi bagi Mahasiswa

Nah, angka kredit inilah yang dikumpulkan mahasiswa dan di akhir masa studi nilai diakumulasi dan menjadi syarat. Untuk mengikuti seminar proposal, ujian komprehensif, dan munaqasah, mahasiswa diwajibkan memenuhi angka kredit tertentu.  Misalnya, saat hendak seminar proposal minimal 50 kredit, ujian komprehensif minimal 75 kredit, dan ujian munaqasah minimal 100 angka kredit. Sistem reward bisa kita terapkan di sini. Nantinya, saat yudisium atau wisuda, kampus bisa menobatkan lulusan berprestasi dengan menghitung jumlah angka kredit yang ia kumpulkan.  Wisudawan dengan angka kredit tertinggi berhak menyandang gelar wisudawan berprestasi. Kampus bisa memberikan apresiasi yang pantas kepada mereka.  Tentu saja, predikat mahasiswa berprestasi ini memberikan kebanggaan bagi wisudawan dan keluarganya.  Yang lebih penting, memberikan semangat bagi mahasiswa, bahwa ada banyak cara untuk mendapatkan penghargaan saat wisuda, selain IPK tinggi dan lulus cepat. Ini memberi sema...

Perbedaan antara Prodi Ekonomi Syariah dan Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HESy) Muamalah

Muhamad Nasrudin, MH Banyak mahasiswa yang kesulitan dalam merumuskan permasalahan bidang hukum ekonomi syariah, terutama saat hendak mengajukan proposal skripsi ke Jurusan.  Salah satu kesulitan yang dihadapi mahasiswa adalah pemilahan antara hukum ekonomi syariah dengan ekonomi syariah. Banyak draf proposal yang diajukan justru berada pada bidang keilmuan ekonomi syariah, alih-alih hukum ekonomi syariah. Memang kedua bidang keilmuan tersebut berimpitan. Bahkan, objek yang dikaji oleh kedua bidang keilmuan tadi adalah objek yang sama, yakni konsepsi dan praktik ekonomi syariah. Kita bisa menyebutkan, misalnya: jual beli, kerja sama, sewa-menyewa, hutang-piutang, saham, obligasi, perbankan, pasar modal, asuransi, dan sebagaimana. Nah, lalu apa beda di antara ekonomi syariah dan hukum ekonomi syariah? Kuy kita bahas. Pertama, rumpun keilmuan . Ekonomi syariah berasal dari rumpun keilmuan ekonomi. Oleh sebab itu, instrumen analisis dalam riset-riset ekonomi syariah adalah instrumen e...